Lewati ke konten utama / Skip to main content
Masuk
Lesson LearnedArtikel

Membangun Ketahanan Kota dengan Teknologi Pintar Melawan COVID-19

Konsep Ketahanan Kota dan Teknologi Pintar Sejak kejadian luar biasa terhadap penyebaran COVID-19 di Tiongkok pada bulan Desember 2019, Pemerintah...

NBNicolas BrotodewoKontributor
Terbit 30 April 2020132 dilihat

Konsep Ketahanan Kota dan Teknologi Pintar

Sejak kejadian luar biasa terhadap penyebaran COVID-19 di Tiongkok pada bulan Desember 2019, Pemerintah Tiongkok telah mengambil berbagai kebijakan seperti karantina wilayah perkotaan, karantina rumah, penundaan pembukaan industri dan perkantoran serta berbagai kebijakan lainnya yang kontraproduktif dalam penyebaran COVID-19. Dalam waktu singkat, hal ini sangat mempengaruhi ekonomi dan produktivitas dalam skala nasional. Namun demikian, kejadian tersebut mengakibatkan teknologi pintar (smart technologies) memiliki peranan penting dalam membantu masyarakat menghadapi persoalan kejadian luar biasa tersebut, termasuk mengendalikan situasi epidemi. Dengan demikian, teknologi pintar yang dimanfaatkan masyarakat di perkotaan Tiongkok ini mampu secara signifikan membangun ketahanan kota (urban resilience).

Dalam tulisan ini, ketahanan kota didefinisikan sebagai sebuah konsep pembangunan perkotaan dimana kota mempunyai kemampuan dalam bertahan, beradaptasi dan mempersiapkan diri dalam menghadapi segala tantangan baik yang sudah diperkirakan maupun terjadi secara tiba-tiba. Dalam hal ini, kemampuan kota dilihat dari perspektif kemampuan perorangan, masyarakat, lembaga publik, institusi bisnis, maupun sistem dari sebuah kota, baik hard-infrastructure maupun maupun soft-infrastructure [1].

Sebagai bagian sistem perkotaan, teknologi pintar yang muncul dari revolusi industri keempat atau lebih dikenal dengan Era Industri 4.0, diciptakan dan digunakan oleh masyarakat juga sebagai upaya dalam membangun ketahanan kota. Dalam tulisan ini, teknologi pintar yang mampu mendukung strategi ketahanan kota yang dilihat dalam lima aspek, yaitu Big Data, Artificial Inteligence, Mobile Internet, Virtual Reality, dan Inteligent Construction [2].

Pemanfaatan Teknologi Pintar dalam Ketahanan Kota: Perkotaan di Tiongkok

BIG DATA

1. Pemetaan Situasi Penyebaran Wabah Penyakit

Kementerian Kesehatan Tiongkok, bekerjasama dengan akademisi dan perusahaan teknologi membangun sistem big data berbasis Geographic Information System (GIS) dalam skala nasional dan global. Data nasional didapatkan secara real time dari masing-masing Departemen Kesehatan di masing-masing provinsi dan divisualisasikan dalam platform yang interaktif sehingga publik dapat memahami situasi epidemi. Pemerintah setempat menggunakan data ini untuk membantu pengambilan keputusan strategis [2].

Sumber: http://2019ncov.chinacdc.cn/2019-nCoV/

Sumber: https://mapmiao.com/ncov/

2. Analisis dan Proyeksi Kondisi Epidemi

Pemerintah Tiongkok bekerjasama dengan salah satu kelompok keahlian teknologi informasi dan kesehatan masyarakat di Universitas Tsinghua melakukan analisis terhadap proyeksi kondisi epidemi yang dilakukan update secara harian. Analisis ini dilaporkan secara resmi kepada pengambil kebijakan untuk melakukan upaya tindakan preventif terhadap penyebaran wabah COVID-19 di suatu wilayah.

Sumber: https://mp.weixin.qq.com/s/XPjc1_TGLyt_feQ3g-wKKA

Sumber: https://mp.weixin.qq.com/s/U0AQyC6oPKb6b3s4_lkEmA

3. Analisis Penelusuran Perjalanan Masyarakat Terjangkit Wabah

Melalui Mobility as a service (MaaS) yang terintegrasi dengan transportasi publik dalam kota dan antar kota, serta aplikasi ride sharing (mobil dan sepeda), rekaman terhadap perjalanan individu merupakan sebuah data yang mudah didapat dan dianalisis lebih lanjut untuk penelusuran pola perjalanan. Pemerintah kota setempat memanfaatkan ini untuk melakukan penelusuran rute perjalanan, waktu perjalanan, dan moda transportasi, termasuk mencari potensi individu melakukan kontak dengan individu lain yang terinfeksi virus.

Sumber:https://mp.weixin.qq.com/s/048iDKOea794xzJWqWf8pg

4. Pemetaan Transportasi Publik dan Lalu Lintas

Integrasi antara big data dan surveillance system di sejumlah ruas jalan di Tiongkok mampu memonitor transportasi publik dan juga kondisi lalu lintas, yang divisualisasikan secara interaktif dan mudah dipahami oleh pengguna jalan. Pemerintah Kota setempat memanfaatkan ini untuk pengaturan lalu lintas dalam kebijakan karantina wilayah yang diterapkan di sejumlah wilayah di Tiongkok. Selain itu, sebuah perusahaan logistik memanfaatkan teknologi ini dalam menganalisis rute yang tepat bagi pengemudi sehingga membuat transportasi logistik menjadi efisien di tengah kondisi epidemi, termasuk untuk mendukung kebutuhan peralatan medis dan kebutuhan pokok masyarakat.

Sumber:https://mp.weixin.qq.com/s/048iDKOea794xzJWqWf8pg

5. Sistem Logistik

Kolaborasi antara cloud computing dan big data juga dimanfaatkan dalam menciptakan sistem logistik untuk obat-obatan sehingga mengakibatkan transportasi logistik sangat efisien, hemat biaya, dan reliable dalam memenuhi kebutuhan di setiap wilayah.

ARTIFICIAL INTELIGENCE

1. Diagnosa Penyakit dengan Kecerdasan Artifisial

Alibaba, dengan salah satu unit perusahaannya yaitu DAMO Academy, mengembangkan peralatan CT scan dengan kecerdasan artifisial untuk mengdiagnosis pasien dalam pengawasan (suspect COVID-19) dengan cepat, sekirat 20 detik pada tiap pemeriksaan.

Sumber: https://mp.weixin.qq.com/s/UcKlPzchKOlwwQc3Qn9YLg

2. Sistem Pengawasan Masyarakat dengan Kecerdasan Artifisial

Sebuah perusahaan teknologi lainnya, Megvii, membantu Pemerintah Tiongkok menyediakan peralatan khusus pada setiap fasilitas transportasi publik seperti stasiun kereta api, stasiun MRT, dan bandar udara untuk melakukan screening terhadap suhu tubuh tiap individu melalui surveillance system yang sangat memadai.

SumberL https://mp.weixin.qq.com/s/nkZGzj4eeg-pGLQ4VOo60g

Alibaba juga mengembangkan “community smart sensor”, dimana sebuah kamera pengawas dilengkapi dengan AI dapat secara cepat mengidentifikasi individu yang tidak menggunakan masker dan mengawasi komunitas yang wajib dikarantina oleh pemerintah setempat untuk mencegah penyebaran wabah. Kamera ini dapat ditempatkan pada area publik.

SumberL https://mp.weixin.qq.com/s/c99MZHhJAlZPvMBSt4k-7A

3. Konsultasi Mandiri Masyarakat

Salah satu platform e-marketplace terbesar di Tiongkok, JD dengan resources yang dimiliki dalam bidang pengembangan teknologi informasi berperan dalam mengembangkan AI untuk memberikan layanan konsultasi kesehatan. Platform AI ini dapat diakses oleh masyarakat di situs resmi pemerintah.

Sumber: https://mp.weixin.qq.com/s/1lwBaPQwz4dCFahhSy0QpA

4. Robot

Untuk mencegah kontak dengan masyarakat yang menjalani isolasi mandiri dan pasien COVID-19 di rumah sakit, terdapat kecerdasan buatan dalam bentuk robot yang mampu membantu kerja manusia. Pada fasilitas yang dikarantina oleh pemerintah setempat, terdapat robot yang dapat mengantarkan makanan bagi kelompok masyarakat yang tinggal di fasilitas tersebut. Contoh lainnya adalah terdapat robot yang dipergunakan di rumah sakit untuk mengantarkan obat-obatan dan penyemprotan disinfektan ke area ruangan rumah sakit. Penggunaan AI ini menghindarkan kontak dengan pasien sehingga mengurangi kemungkinan terinfeksi.

Sumber: https://mp.weixin.qq.com/s/o-Kgt1mjlPsXMb1OC4WICQ

5. Drone dan Automation Vehicles

Pemerintah kota menggunakan drone untuk penyemprotan cairan disinfektan dan untuk menyampaikan peringatan kepada masyarakat di zona karantina.

Sumber: https://mp.weixin.qq.com/s/Ldx4TqbAc6dFbT8yUfxx-g

6. Pasar Swalayan Tanpa Awak

Alibaba dengan cepat melakukan inovasi dengan menghadirkan layanan pasar swalayan tanpa awak yang menjual kebutuhan utama masyarakat 24 jam non-stop. Dengan sejumlah lini bisnis ritelnya, Alibaba menciptakan mesin kasir swalayan untuk mengurangi kontak antar individu sehingga dapat memitigasi risiko terinfeksi COVID-19. Ritel ini juga menghadirkan layanan antar dengan pemesanan melalui mobile internet.

Sumber: https://mp.weixin.qq.com/s/SdonNuiHu-SJ18ZeSZJDhA

MOBILE INTERNET

1. Pendidikan dan Pekerjaan Secara Online

Alibaba menyediakan platform untuk mendukung pekerjaan dari rumah dengan video conference berkapasitas besar dan platform kolaborasi pekerjaan, termasuk aplikasi pendukung dalam tata kelola administrasi perusahaan.

Sumber: https://mp.weixin.qq.com/s/8VAq7_26H9muv3aoVgSDqA

Sebuah universitas terkemuka di Tiongkok, Universitas Tshinghua, mendukung metode pembelajaran secara online, dengan fitur-fitur yang sangat bermanfaat bagi mahasiswa, seperti rekaman kelas, catatan kelas, modul kurikulum, sharing documents, interaksi kelas, dan presentasi, serta layanan pembelajaran lainnya.

Sumber: https://mp.weixin.qq.com/s/b4a9SZi7sG75u0DzLz-w9g

2. Telemedicine dan Smart Healthcare

Kesadaran masyarakat akan kesehatan semakin meningkat karena adanya pandemi COVID-19, pemanfaatan platform aplikasi layanan kesehatan berbasis online sangat membantu masyarakat pada era Internet of Things di Tiongkok.

Sumber: https://mp.weixin.qq.com/s/Py0ss_m8aLPsZRn-RacpHQ

Sumber: https://mp.weixin.qq.com/s/OMRiPVb9_8laGyzFqQ2bXA

3. Pengelolaan Limbah Medis dengan Teknologi Pintar

Meningkatnya limbah medis selama pandemi COVID-19 membuat sebuah perusahaan teknologi, Eweel mengembangkan sistem pengelolaan limbah dengan memanfaatkan mobile computing dan IoT sehingga dapat memonitor secara real time pengelolaan limbah dari titik pembuangan sampai pada titik akhir pengolahan limbah.

Sumber: https://mp.weixin.qq.com/s/OMRiPVb9_8laGyzFqQ2bXA

VIRTUAL REALITY

1. Hiburan Masyarakat

Kebijakan karantina yang diberlakukan di sejumlah kota di Tiongkok menyebabkan masyarakat untuk tetap tinggal di rumah. Namun demikian, hal ini tidak membuat masyarakat jenuh dengan pola kehidupan karantina. Sejumlah perusahaan teknologi menghadirkan hiburan ke pada masyarakat dengan teknologi virtual reality, seperti wisata museum, permainan virtual, dan aktivitas kebugaran virtual. Pengalaman virtual ini juga merupakan peran dari perusahaan teknologi, seperti Vizen.

Sumber: https://mp.weixin.qq.com/s/U249qM4Ei7eFSehy_dPLLg

Sumber: https://mp.weixin.qq.com/s/Ov49ayHNQKWXMPCoyTiGHA

2. Dukungan terhadap E-commerce

Sebuah perusahaan developer di Tiongkok tidak kehilangan akal dalam melakukan pemasaran dan penjualan unit perumahan, teknologi VR digunakan untuk memberikan pengalaman dalam memvisualisasikan rumah contoh baik secara online maupun offline. Layanan ini membantu agen properti bekerja dengan efektif dan dilaporkan penjualan rumah tidak mengalami penurunan yang signifikan.

Sumber: https://mp.weixin.qq.com/s/OoaGY6vnf3BW3qfUw6rLGQ

INTELLIGENT CONSTRUCTION

1. Konstruksi Fabrikasi

Pandemi COVID-19 di Kota Wuhan pada awal tahun ini mengakibatkan kekurangan fasilitas kesehatan yang memadai untuk perawatan pasien terinfeksi. Pada 23 Januari 2020, Pemerintah kota setempat mengambil kebijakan untuk membangun sebuah fasilitas kesehatan berskala besar yang memuat 1000 tempat dengan peralatan kesehatan yang modern untuk penanganan penyakit sistem pernapasan tersebut. Dengan berkerjasama dengan sejumlah perusahan kontruksi, sebuah rumah sakit diresmikan pada tanggal 2 Februari 2020 atau 11 hari setelah dimulainya konstruksi. Rumah sakit seluas 34.000 meter persegi resmi menerima pasien pada tanggal 4 Februari 2020.

Prestasi ini merupakan sebuah karya prestisius yang menunjukkan teknologi konstruksi fabrikasi yang unggul. Hal ini merupakan hasil karya dari sebuah perusahaan konstruksi Haoshi House yang memiliki paten panel-panel beton dan baja modular dengan presisi tinggi, dimana merupakan hasil penelitian dan pengembangan teknologi konstruksi pintar dalam beberapa tahun kebelakang. Modul-modul tersebut dikemas secara praktis sehingga proses pengangkutan yang efisien dan proses perakitan modul-modul tersebut juga cepat karena didukung building information modelling.

Sumber: https://mp.weixin.qq.com/s/MelZ5gTZK-EnvmNZ_0Su0A

2. Building Information Modelling

Building Information Modelling merupakan sebuah proses yang didukung perangkat lunak untuk desain konstruksi untuk mensimulasikan siklus proyek konstruksi. Proses BIM untuk pembangunan rumah sakit di Kota Wuhan didukung oleh Hunan Communication Polythecnic, dimana BIM tersebut dapat mengurangi kesalahan konstruksi dan meningkatkan keakuratan tahap perakitan dari modul-modul pracetak. Selain itu, dengan bantuan BIM, sistem sirkulasi udara pada ruang perawatan isolasi didesain untuk mencegah cross infection pada ruang perawatan lainnya, sehingga petugas medis terhindar teriinfeksi dari sistem sirkulasi udara yang buruk.

Sumber: https://mp.weixin.qq.com/s/OINehAO8FZZ5ytAG87BT5A

Sumber: https://mp.weixin.qq.com/s/9M9xBp-Y1Ao2ojsv2Tq6KA

3. Teknologi Pintar pada Bangunan

Tidak hanya proses konstruksi cepat dan akurat, Tiongkok juga mewujudkan sistem kota pintar (smart city) dengan membangun sistem proteksi untuk masyarakat. Salah satunya adalah penggunaan sistem penerangan jalan (PJU) yang dilengkapi sistem monitoring kondisi udara, dan sistem proteksi disinfeksi melalui penyemprotan memanfaatkan sistem PJU di perkotaan, Sistem ini terhubung dengan pusat kontrol (command centre) yang dimiliki hampir setiap kota untuk memudahkan pengelolaan kota. Teknologi yang sama diterapkan pada bangunan-bangunan untuk proteksi terhadap bencana kebakaran.

Sumber: https://mp.weixin.qq.com/s/H9jtdJTdVx_JrfVEFj5rQw

Pemanfaatan teknologi pintar tersebut memiliki peranan yang sangat penting dalam tata kelola perkotaan guna membangun kota yang mampu beradaptasi dalam guncangan (shocks) yang terjadi secara cepat dan tiba, seperti penyebaran wabah penyakit COVID-19. Di Tiongkok, teknologi pintar telah menjadi sebuah kebijakan pembangunan perkotaan dalam beberapa tahun ke belakang yang didukung oleh para menteri dan walikota, Oleh karena itu, hal tersebut tampak jelas memberikan manfaat bagi masyarakat, seperti halnya Kota Wuhan dengan jutaan penduduk dapat bertahan dan mempersiapkan diri dengan efisien di tengah wabah penyakit.

Namun demikian, walaupun penggunaan teknologi pintar menjadi kebijakan publik di Tiongkok, pemerintah, baik pada tingkat pusat dan daerah setempat tidak dapat bergerak hanya seorang diri. Pembangunan dan pemanfaatan teknologi pintar banyak dilakukan oleh perusahaan industri inovatif berbasis IoT, seperti Baidu, Alibaba dan JD. Hal ini juga didukung oleh karakter individu dan masyarakat yang memiliki kapasitas dalam mewujudkan konsep ketahanan. Sebuah perwujudan pembangunan kota yang terintegrasi dan inklusif dalam menghadapi guncangan.

Lalu, bagaimana pemangku kepentingan di Indonesia dapat membangun ketahanan suatu kota dengan pemanfaatan teknologi pintar saat guncangan pandemi maupun tekanan perkotaan lainnya? Sebuah pertanyaan yang dapat direspon dengan penyiapan strategi pembangunan ketahanan kota yang komprehensif, seperti yang dimiliki oleh Jakarta, dalam “Strategi Ketahanan Jakarta” yang penyusunannya difasilitasi oleh 100 Resilient Cities. Dalam strategi tersebut, pemanfaatan teknologi pintar merupakan bagian dari pengembangan Jakarta Smart City. Lantas, bagaimana langkah berani dari pengambil kebijakan perkotaan dalam melakukan investasi pembangunan ketahanan kota berbasis teknologi pintar untuk melindungi masyarakatnya? Sebuah tantangan yang menarik bagi semua aktor pembangunan kota.


References

  • “http://100resilientcities.org,” 100 Resilient Cities, [Online]. Available: http://100resilientcities.org/resources/#section-1. [Diakses 17 April 2020].
  • Y. Long dan W. Li, “https://medium.com,” 2020. [Online]. Available: https://medium.com/@resilientcitiesnetwork/coronavirus-speaker-series-sharing-knowledge-to-respond-with-resilience-5a8787a1eef5. [Diakses 17 April 2020].
  • “https://projects.iq.harvard.edu,” Harvard University, [Online]. Available: https://projects.iq.harvard.edu/chinadatalab/websites-0. [Diakses 17 April 2020].

Cara mengutip

Nicolas Brotodewo. (2020). Membangun Ketahanan Kota dengan Teknologi Pintar Melawan COVID-19. SMI Institute, PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero). Diakses , dari 

Terkait

Pengetahuan serupa

Dipilih berdasarkan kesamaan tag sektor, tema, dan geografi.

Lesson Learned
Artikel2022

Pemerintah Daerah & JKN

Peran dan Tugas PEMDA dalam Program JKN Sejak 1 Januari 2014, Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan...

GAGeorge Adam Sukoco S
49 dilihat★ 3.9

Diskusi

Pertanyaan yang tidak untuk dibahas terbuka dapat dikirim lewat korespondensi tertutup.

Masuk untuk ikut berdiskusi. Komentar anonim tidak tersedia.

Memuat diskusi…