Lewati ke konten utama / Skip to main content
Masuk
Economic UpdateDokumen

MEU Juni 2022 - Tingkat Persistensi Inflasi di Indonesia dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya

Perekonomian global yang mulai pulih dari pandemi menghadapi tantangan baru yaitu meningkatnya harga komoditas dan inflasi global akibat Perang Rusia-Ukraina...

Terbit 9 September 202231 dilihat

Dokumen

100%Tab baruUnduh

Memuat dokumen…

Perekonomian global yang mulai pulih dari pandemi menghadapi tantangan baru yaitu meningkatnya harga
komoditas dan inflasi global akibat Perang Rusia-Ukraina yang sampai saat ini masih berlangsung. Dampak
yang paling terasa akibat perang Rusia-Ukraina adalah berupa kenaikan harga komoditas minyak mentah
(crude oil) serta komoditas pangan seperti gandum dan juga minyak nabati. Kenaikan harga komoditas energi
dan pangan tersebut diperkirakan meningkatkan laju inflasi di berbagai negara sepanjang tahun 2022.
Berdasarkan proyeksi dari World Bank, negara seperti Rusia diperkirakan mengalami inflasi sebesar 18% di
tahun 2022. Selanjutnya di tahun 2022 inflasi Amerika Serikat diproyeksikan sebesar 7,1%, Inggris sebesar
7,7%, dan Uni Eropa sebesar 6,8%. Inflasi Indonesia diproyeksikan oleh World Bank sebesar 3,6 persen di tahun
2022 yang berarti masih berada dalam target inflasi Bank Indonesia sebesar 3 ± 1% di tahun 2022. Namun,
tekanan inflasi global yang terus meningkat seiring dengan peningkatan harga komoditas diprediksi akan
memberikan dampak kepada peningkatan inflasi di Indonesia. Pada bulan Juli 2022, inflasi Indonesia meningkat
menjadi 4,35% (yoy) yang mana inflasi ini untuk pertama kalinya berada di atas target Bank Indonesia selama
masa pandemi.

Cara mengutip

Divisi Riset Ekonomi. (2022). MEU Juni 2022 - Tingkat Persistensi Inflasi di Indonesia dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. SMI Institute, PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero). Diakses , dari 

Terkait

Pengetahuan serupa

Dipilih berdasarkan kesamaan tag sektor, tema, dan geografi.

Diskusi

Pertanyaan yang tidak untuk dibahas terbuka dapat dikirim lewat korespondensi tertutup.

Masuk untuk ikut berdiskusi. Komentar anonim tidak tersedia.

Memuat diskusi…