Belum tersedia dalam Bahasa Indonesia
Konten ini baru tersedia dalam Bahasa Inggris. Isinya ditampilkan dalam bahasa aslinya di bawah ini.
Bahasa: English
Pusaka sebagai Aset Pembangunan Perkotaan
Melanjutkan video podcast sebelumnya mengenai Pelestarian Kota Pusaka dan Keberlanjutan. Pada sesi terakhir dari seri video podcast "Pengembangan Ekonomi Kota melalui...
Melanjutkan video podcast sebelumnya mengenai Pelestarian Kota Pusaka dan Keberlanjutan. Pada sesi terakhir dari seri video podcast “Pengembangan Ekonomi Kota melalui Pemanfaatan Aset Pusaka” ini membahas Pusaka sebagai Aset Pembangunan Perkotaan. Dorongan untuk melestarikan kota pusaka melalui perlindungan, pengembangan dan pemanfaatan aset-aset pusaka harus terjaga secara harmonis sehingga dapat memberi keuntungan bagi kota dan masyarakat dalam menigkatkan ekonominya. Potensi pemanfaatan tidak hanya pariwisata budaya, tapi termasuk juga mengisi kehidupan yang lebih kreatif dan positif.
Cara mengutip
Punto WIjayanto. (2020). Pusaka sebagai Aset Pembangunan Perkotaan. SMI Institute, PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero). Diakses , dari
Terkait
Pengetahuan serupa
Dipilih berdasarkan kesamaan tag sektor, tema, dan geografi.
SDG-14 Life Below Water: Konservasi Pesisir dan Laut untuk Keberlanjutan Ekonomi Daerah (Sesi ke-1)
Video podcast bertajuk Life Below Water: Konservasi Pesisir dan Laut untuk Keberlanjutan Ekonomi Daerah pada sesi pertama ini mengulas lebih...
Pelestarian Kota Pusaka dan Keberlanjutan
Lanjutan dari video podcast sebelumnya mengenai Pelestarian Kota Pusaka: Masa Kini, Masa Lalu dan Masalahnya, pada sesi ke dua ini...
Pelestarian Kota Pusaka: Masa Kini, Masa Lalu, dan Masalahnya
Seri video podcast "Pengembangan Ekonomi Kota melalui Pemanfaatan Aset Pusaka", pembahasannya terbagi menjadi 3 sesi yaitu: Pelestarian Kota Pusaka: Masa Kini, Masa...
Mengapa PDF Bukan Wadah yang Tepat untuk Pengetahuan Infrastruktur
Tujuh puluh lima persen aset pengetahuan InfraLib hanya tersedia sebagai berkas PDF. Data delapan tahun menunjukkan justru format itu yang paling sedikit dibaca — dan itu bukan kebetulan.
Diskusi
Pertanyaan yang tidak untuk dibahas terbuka dapat dikirim lewat korespondensi tertutup.
Masuk untuk ikut berdiskusi. Komentar anonim tidak tersedia.
Memuat diskusi…